Lima Kisah Misteri di Indonesia Belum Bisa Terungkap – Bangsa Indonesia populer bersama beragam keistimewaan dan keindahan alamnya. Namun ternyata negara tercinta kita ini tetap menyimpan sejumlah kisah misteri yang belum terpecahkan.

Lima Kisah Misteri di Indonesia Belum Bisa Terungkap

Lima Kisah Misteri di Indonesia Belum Bisa Terungkap

kakuteishinkoku – Kepulauan Indonesia yang membentang dari Sabang hingga Merauke punya segudang rentetan histori hingga kisah kisah unik.

Dan anehnya semua itu hingga sekarang belum terkendali oleh siapapun.

Tak hanya menyisakan misteri bagi bangsa Indonesia, jejak jejak histori tersebut hingga kini tetap menjadi teka teki dunia dan para ilmuwan.

1. Kapal Hantu Ourang Medan

Kisah misteri di Indonesia yang pertama adalah soal keberadaan dan penyebab kematian para awak kapal Ourang Medan. Misteri ini berawal terhadap bulan Juni, 1947. Kapal Amerika yang sedang berada di Selat Malaka terima pesan darurat dari kapal dagang Belanda, SS Ourang Medan. Kode morse tersebut memuat : “Semua awak kapal, juga kapten terbaring sekarat di area peta dan anjungan. Mungkin semuanya sudah meninggal dunia.” Kemudian kalimat terakhir diterima. “Aku (akan) mati.” Setelah itu pesan radio terputus.

Pesan mengerikan ini juga didengar pos pemantauan milik Belanda dan Inggris yang ada di lebih kurang Selat Malaka. Kapal Silver Star adalah yang terdekat. Nakhodanya lalu memutar haluan mendekati lokasi Ourang Medan. Mereka menjumpai kapal itu terapung-apung.

Yang mengerikan, jasad para krunya bertebaran di dek. Semuanya dalam kondisi mengerikan, mata terbelalak. Ekspresi kegalauan tampak paham dalam wajah-wajah beku. Pun bersama anjing kapal yang ditemukan mati. Saat dicek, tidak ada sedikitpun gejala kekerasan, tak ada darah yang merembes, dan tak ada isyarat perlawanan.

Kemudian mereka mengusahakan menarik Ourang Medan ke pelabuhan terdekat untuk penyelidikan. Namun sebelum saat niatan itu terlaksana, ledakan terjadi. Ourang Medan pun tenggelam. Semua bukti-bukti karam ke basic laut.

Legenda Ourang Medan menyebar dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain. Bahkan dijadikan artikel majalah spesialisasi kisah misteri. Hingga kini belum diketahui, apakah Ourang Medan kisah nyata atau bohong belaka.
2. Balok Misterius di Pantai-Pantai Eropa

Kisah misteri di Indonesia selanjutnya adalah menyangkut penemuan benda persegi hitam, mirip talenan, terbawa ombak di seantero Eropa. Tak ada yang paham dari mana asalnya. Hanya ada arahan kata ‘Tjipetir’ yang tercetak di permukaan benda kenyal itu.

Setelah mengusahakan melacak misterinya, didapat hasil bahwa kata ‘Tjipetir’ tersebut bersesuaian bersama nama sebuah kebun karet di Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia. Kebun tersebut beroperasi sejak akhir Abad ke-19. Ketika Nusantara tetap bernama Hindia Belanda.

Ternyata, benda persegi itu sejatinya bukan karet, tapi mirip getah perca. Bahan itu biasa digunakan sebagai insulasi kabel telegraf yang melintang di basic laut.

Benda persegi itu ternyata ditemukan hingga Shetland, Channel Islands, Spanyol, Prancis, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, dan Denmark. Diduga, balok Tjipetir itu adalah tumpahan kargo kapal Jepang Miyazaki Maru yang tenggelam terhadap Mei 1917, di sedang Perang Dunia I. Misteri blok Tjipetir yang ditemukan warga Eropa hingga kini belum terpecahkan

3. Darah Indonesia di Madagaskar

Sejak lama Madagaskar menjadi ladang bagi para antropolog. Bagaimana tidak, pulau keempat terbesar dunia itu sebelumnya hanya dihuni hewan lemur. Selama ribuan tahun, tak ada manusia yang menjamahnya.

Sebuah penelitian yang dikerjakan oleh Murray Cox dari Selandia Baru menyebutkan jikalau 28 dari 30 penduduk Madagaskar berasal dari Indonesia. Selain itu, juga ditemukan objek kuno yang punya kesamaan bersama budaya Jawa kuno di era kerajaan Sriwijaya. Hal ini tentu menjadi topik yang amat besar terhadap pas itu.

Hal yang tak biasa mengenai pulau ini adalah, Madagaskar terdapat amat jauh dari Indonesia. Pulau ini juga dihuni belakangan, saat sebagian besar dunia sudah berpenghuni. Bagaimana para perempuan ini hingga di Madagaskar, hingga kini tetap menjadi teka teki dunia.
4. Atlantis Ada di Indonesia?

Apa yang diungkap Plato dalam dialog ‘Timaeus dan Critias’, yang ditulis lebih kurang tahun 330 Sebelum Masehi menjadi arahan yang membuat pencarian besar-besaran terhadap sebuah peradaban yang hilang, Atlantis.

Menurut sang filsuf Yunani, Atlantis terhampar di seberang pilar-pilar Herkules. Pulau berperadaban maju itu konon punya angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika lebih kurang tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudera hanya dalam pas sehari semalam.

Meski sejumlah orang berpikiran apa yang diungkap Plato sebagai kiasan, sejumlah ilmuwan dan petualang tetap mengusahakan menyibak misteri di mana posisi Atlantis. Namun hingga kini tak kunjung ditemukan.

Menurut seorang penulis Brasil, Arysio Santos, Atlantis tak kunjung ditemukan gara-gara mereka mencarinya di tempat yang salah.

Menurut penuturannya, Atlantis berada di Samudera Hindia. Ia pun menunjuk Indonesia sebagai lokasi persisnya.

Santos melukiskan Atlantis berada di “the most volcanic region in the world” dengan sebutan lain tempat paling banyak gunung berapinya.

Dan faktanya, Indonesia terdiri dari ribuan gunung berapi yang berubah menjadi pulau-pulau. Indonesia juga pernah mengalami letusan gunung yang begitu dahsyat. Letusan sebagian gunung berapi secara seiring mencairkan es dan membuat ombak raksasa yang menenggelamkan Atlantis. Benarkah demikian?
5. Piramida Tertua di Muka Bumi?

Pada tahun 1914, sejarawan Belanda, N.J Krom terpukau pas memandang web site megalitikum di permukaan sebuah bukit di Cianjur, Jawa Barat. Sang ilmuwan menduganya sebagai kuburan. Sementara warga lokal mengira web site itu merupakan istana Prabu Siliwangi yang gagal dibangun dalam pas semalam. Lambat laun, teka teki tersebut pun terlupakan.

Pada 2011, Gunung Padang yang terdapat di Cianjur tersebut ulang menjadi pusat perhatian. Temuan tim peneliti katastrofi purba mengungkapkan, apa yang diamati N.J Krom baru sekadar permukaan. Diduga web site tersebut bukanlah bukit alami, melainkan sebuah bangunan buatan manusia era lalu yang bentuknya pundek berundak, menyerupai piramida.

Jika terbukti, sanggup menjadi Gunung Padang adalah punden berundak terbesar di dunia. Juga barangkali yang tertua. Ahli geologi, Danny Hilman meyakini, web site tersebut dibangun antara 9.000 hingga 20 ribu tahun lalu. Jika benar, Gunung Padang lebih tua dari piramida Mesir yang dibikin terhadap 5.000 tahun lalu.

Dua batu berdiri (menhir) yang ada di beranda pertama web site Gunung Padang dipercayai sebagai pintu pembuka yang punya cerita tersendiri. Orang mengira era prasejarah primitif, tapi bangunan itu seolah mematahkan anggapan tersebut. Di sedang kontroversi dan perdebatan, hingga pas ini para pakar konsisten mengusahakan menunjukkan keotentikan Gunung Padang.